yg sudi bersama cm....

Selasa, Februari 7

Hafalan Sholat Delisa

Cuti 4 hari ni saya berkesempatan untuk melanggan sebuah filem yang memang saya dah jangka filem yang mampu meruntun hati . Kata orang filem ni filem ombak rindu versi Indonesia,ternyata filem ni lebih berombak dada bila menontonnya.10 kali lebih sedih dan bagus dari Ombak Rindu yang di suapkan dengan adegan ranjang yang amat tidak sesuai kanak-kanak menontonnya.

Saya mampu menontonnya sebanyak 8 kali sepanjang 2 hari saya melanggan di Astro First.Sampai pada waktu tamatnya langganannya ,saya dapat rasa kerinduan pada si gadis kecil bernama Delisa.Watak hebat yang mampu dilakukan dengan baik oleh si manis cilik ( Chantiq Shchagerl),,


Sinopsis..

"Delisa (Chantiq Schagerl) gadis kecil kebanyakan yang periang, tinggal di Lhok Nga desa kecil di pantai Aceh, mempunyai hidup yang indah. Sebagai anak bungsu dari keluarga Abi Usman (Reza Rahadian), Ayahnya bertugas di sebuah kapal tanker perusahaan minyak Internasional. Delisa sangat dekat dengan ibunya yang dia panggil Ummi (Nirina Zubir), serta ketiga kakaknya yaitu Fatimah (Ghina Salsabila), dan si kembar Aisyah (Reska Tania Apriadi) dan Zahra (Riska Tania Apriadi)

26 Desember 2004, Delisa bersama Ummi sedang bersiap menuju ujian praktek shalat ketika tiba-tiba terjadi gempa. Gempa yang cukup membuat ibu dan kakak-kakak Delisa ketakutan. Tiba-tiba tsunami menghantam, menggulung desa kecil mereka, menggulung sekolah mereka, dan menggulung tubuh kecil Delisa serta ratusan ribu lainnya di Aceh serta berbagai pelosok pantai di Asia Tenggara

Delisa berhasil diselamatkan Prajurit Smith, setelah berhari-hari pingsan di cadas bukit. Sayangnya luka parah membuat kaki kanan Delisa harus diamputasi. Penderitaan Delisa menarik iba banyak orang. Prajurit Smith sempat ingin mengadopsi Delisa bila dia sebatang kara, tapi Abi Usman berhasil menemukan Delisa. Delisa bahagia berkumpul lagi dengan ayahnya, walaupun sedih mendengar kabar ketiga kakaknya telah pergi ke surga, dan Ummi belum ketahuan ada di mana

Delisa bangkit, di tengah rasa sedih akibat kehilangan, di tengah rasa putus asa yang mendera Abi Usman dan juga orang-orang Aceh lainnya, Delisa telah menjadi malaikat kecil yang membagikan tawa di setiap kehadirannya. Walaupun terasa berat, Delisa telah mengajarkan bagaimana kesedihan bisa menjadi kekuatan untuk tetap bertahan. Walau air mata rasanya tak ingin berhenti mengalir, tapi Delisa mencoba memahami apa itu ikhlas, mengerjakan sesuatu tanpa mengharap balasan

'Delisa cinta Ummi karena Allah'

DARI FILEM INI...ANAK_ANAK SAYA BELAJAR TENTANG SESUATU YANG DI PANGGIL IKHLAS.......


datang menjengukku

Dian Sastro

di saat waktu berhenti...
kosong dimensi membutakan mata,
memekakkan telinga
lalu diri menjadi hampa
saat paradigma dunia tak lagi digunakan untuk menerka*
sadarku akan hadirmu,
mematahkan sendi2 yang biasanya tegak berdiri

WHEN I NEED YOU, I JUST CLOSE MY EYES AND I WITH YOU....

WHEN I NEED YOU,  I JUST CLOSE MY EYES AND I WITH YOU....
AND ALL THAT I SO WANT TO GIVE YOU,ITS ONLY A HEARTBEAT AWAY..........I LOVE YOU...

Doaku dalam hidup yang sementara..

Doaku dalam hidup yang sementara..
Ya Rabbi..izinkan aku menjadi...seperti pepohon rendang yang memayungi insan sekelilingku dengan cinta dan kasih sayang yang bersulam redhaMu..sampai masa pohon ini akan kering dan mati namun tersenyum puas tika dirinya menyembah bumi..

Life must go on........

Life must go on........
When u need a shoulder to cry on..i ll be there....

PERSAHABATAN ITU KEKUATAN...

Just for Today